Tugas Mata Kuliah Pengantar Ekonomi dengan judul "Pasar Monopoli"

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Mungkin dalam hal kecil kita sudah bisa mengenal apa itu dagang/bisnis. Tetapi mungkin hanya sedikit penerapan di dalam kehidupan. Sering kali di kehidupan kita ini sudah memakai atau mengaplikasikan perdagangan atau bisnis. Contoh
Dewasa ini kita berada dalam kegiatan ekonomi antarbangsa yang bergerak menuju kesalingtergantungan ekonomi. Suatu ekonomi global jangan dianggap hanya sekedar perdagangan yang semakin besar diantara negara-negara di dunia, karena yang tengah terjadi adalah suatu ekonomi dunia yang bergerak ke arah ekonomi tunggal, suatu satu ekonomi dan satu pasar. Dengan demikian kini tidak ada lagi yang namanya ekonomi nasional murni. Bagian dunia yang lain terlalu besar untuk diabaikan, baik sebagai pasar maupun sebagai pesaing. Oleh karena itu kita wajib mengajarkan kepada siswa tentang cara berpikir internasional supaya dapat memahami perkembangan ekonomi internasional.
Dalam ekonomi internasional menunjukkan adanya hubungan antara aktivitas ekonomi suatu negara dengan aktivitas ekonomi negara lain. Hubungan aktivitas ekonomi suatu negara dengan negara lain ini akan membentuk sistem ekonomi yang lebih besar, yaitu sistem ekonomi internasional. Dalam mempelajari ekonomi internasional terdapat beberapa topik yang perlu mendapat perhatian kita, yaitu perdagangan internasional, pembayaran internasional, neraca pembayaran, dan kerjasama ekonomi internasional.


B. Identifikasi Masalah
·         Faktor-Faktor Penyebab Terbentuknya Monopoli
·         Permintaan dan Penerimaan Perusahaan Monopoli  
·         Keseimbangan Perusahaan Dalam Jangka Waktu Pendek dan Jangka Panjang
·         Pengaturan Perusahaan Monopoli dan Masalahnya
·         Aspek Positif Monopoli



C. Tujuan.
Tujuan umum dari pembuatan makalah ini ialah menambah nilai serta menyelesaikan tugas yang telah dibebankan. Makalah ini disusun dengan tujuan khusus agar kita ataupun remaja lainnya memahami akan pentingnya suatu kegiatan jual beli atau pasar monopoli baik Negara sendiri maupun Negara lain. Selain untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri yang tidak ada, kita juga menambah hubungan yang erat antar Negara. Tujuan lainnya adalah :
1. Menegetahui seberapa besar pengertian dan pemgaruh Pasar Monopoli di suatu negara
2. Mengetahui seberapa tujuan melakukan hal tersebut.
3. Mengetahui manfaat, macam-macam dalam pasar monopoli tersebut.
4.. Mengetahui Cara Perusahaan Melibatkan Pasar Monopoli



D. Manfaat Penulisan.
Untuk memberi tahu kepada setiap pembaca bahwa pasar monopoli tidak hanya berdampak bagi Negara itu sendiri yang melakukan transaksi dan ikut peran serta dalam perekonomian suatu Negara Tetapi akan berdampak bagi warga Negara itu sendiri jika suatu Negara tidak bisa menjalin kerjasama yang baik dalam hubungan yang baik dengan banyak Negara di dunia ini yang saling memiliki keterkaitan satu dengan yang lainnya.
1. Memberikan informasi ke orang tua dan guru bahwa penelitian ini dapat digunakan untuk menyikapi, menambah wawasan di dirinya, dan menyadarkan arti penting hubungan dengan negara lain
2. Memberikan semangat baru dalam dunia bisnis
3. Memberikan pengetahuan yang lebih baru dan lebih luas tentang dunia bisnis.
4. Memberikan rasa percaya diri dan keberanian bagi para remaja penerus bangsa untuk melakukan hal yang baru dalam dunia bisnis.




BAB II
PEMBAHASAN

Suatu Industri di katakan berstruktur monopoli bila hanya ada satu produsen atau penjual tanpa pesaing langsung atau tidak langsung, baik nyata maupun potensial. Output yang dihasilkan tidak mempunyai substitusi
1. FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TERBENTUKNYA MONOPOLI
Perusahaan tidak memiliki pesaing karena adanya hambatan bagi perusahaan lain untuk memasuki industri yang bersangkutan. Dilihat dari penyebabnya, hambatan masuk dikelompokkan menjadi :
A. Hambatan Teknis (Technical Barriers to Entry)
Ketidakmampuan bersaing secara teknis menyebabkan perusahaan lain sulit bersaing dengan perusahaan yang sudah ada. Keunggulan secara teknis ini disebabkan berbagai hal :
1. Perusahaan memiliki kemampuan dan atau pengetahuan khusus yang memungkinkan berproduksi sangat efisien.
2. Tingginya tingkat efisiensi memungkinkan perusahaan monopolis mempunyai kurva biaya (MC dan AC) yang menurun.
3. Perusahaan memiliki kemampuan control sumber faktor produksi, baik berupa sumber daya alam, sumber daya manusia maupun lokasi produksi. Perusahaan-perusahaan yang mempunyai daya monopoli karena kemampuan teknis disebut perusahaan monopolis alamiah(Natural Monopolist)
B. Hambatan Legalitas (Legal Barriers to Entry)
1. Undang-Undang dan hak Khusus
Tidak semua perusahaan mempunyai daya monopoli karena kemampuan teknis. Di Indonesia, Badan Usaha Milik Negara) banyak yang memiliki daya monopoli karena undang-undang. Berdasarkan undang-undang tersebut mereka memiliki hak khusus untuk mengelola industry tersebut.
Hak Khusus tidak hanya diberikan oleh pemerintah, tetapi juga oleh satu perusahaan kepada perusahaan lainnya. Di Indonesia beberapa bentuk konkritnya adalah agen tunggal, lisensi, dan bisnis wara laba (franchise)
2. Hak Paten ( Patent Right ) atau Hak Cipta
Hak Paten ( Patent Right ) atau Hak Cipta adalah monopoli berdasarkan hukum karena pengetahuan-pengetahuan khusus (Special Knowledge) yang menciptakan daya monopoli secara teknik.
Industri penyediaan tenaga listrik (industry listrik) di Indonesia dikatakan berstruktur pasar monopoli karena :
1. Hanya ada satu produsen yaitu Perusahaan Listrik Negara (PLN)
2. Listrik yang di hasilkan PLN tidak mempunyai substitusi, walaupun sumber tenaga listriknya memiliki beberapa alternative (diesel, tenaga air, tenaga uap, dan nuklir)

2. PERMINTAAN DAN PENERIMAAN PERUSAHAAN MONOPOLI
A.      Permintaan
Dalam pasar monopoli, permintaan terhadap output perusahaan merupakan permintaan industri. Karena itu perusahaan mempunyai kemampuan untuk memengaruhi harga pasar dengan mengatur jumlah output. Posisi perusahaan monopolis adalah penentu harga. kurva permintaan yang dihadapi monopolis adalah juga kurva permintaan pasar/ industri.

B.      Penerimaan total dan penerimaan marjinal
Pada pasar persaingan sempurna penerimaan marjinal perusahaan sama dengan harga jual (MR = AR = D = P). Penerimaan marjinal perusahaan monopoli lebih kecil dari harga jual (MR < P). untuk meningkatkan output yang dijual (Q1 ke Q2) perusahaan harus menurunkan harga jual (p1 ke P2). Penurunan harga jual menyebabkan penerimaan total (TR) berkurang sebanyak daerah luas segi empat A. Penambahan jumlah output menambah TR seluas daerah segi empat B. dengan demikian MR = -A + B yang nilainya lebih kecil dari harga. Penjelasan yang sama dapat diterapkan bila perusahaan bergerak ke P3 dan P4 dan seterusnya. Karena itu kurva MR berada di bawah kurva harga (permintaan).

Dalam pasar persaingan sempurna kurva TR berbentuk garis lurus dimulai dari titik (0,0). Dalam pasar monopoli besarnya TR sangat tergantung pada besarnya elastisitas harga.
a.       Jika elastisitas harga lebih besar dari satu (elastis), untuk menambah output 1%, harga diturunkan lebih kecil dari 1%. Akibatnya TR naik yang berarti MR positif.
b.      Jika elastisitas harga sama dengan satu, untuk menambah output 1%, harga harus diturunkan 1% juga. TR tidak bertambah, yang artinya MR = 0. Pada saat itu nilai TR maksimum.
c.       Jka elastisitas harga lebih kecil dari satu (inelastis), untuk menaikkan output 1%, harga harus diturunkan lebih dari 1%. Akibatnya TR turun, yang artinya negative.

3. KESEIMBANGAN PERUSAHAAN DALAM JANGKA WAKTU PENDEK
Perusahaan monopoli harus menyamakan MR dengan MC agar mencapai laba maksimum.
Laba maksimum tercapai pada output Q*, dimana MR = MC. Besar laba seluas bidang AP*BC. Jika output lebih kecil dari Q*, misalnya Q1, laba perusahaan belum maksimum sebab MR > MC. Sebaliknyajika output lebih besar dari Q*, misalnya Q2, laba akan berkurang karena MR < MC.
Monopolis juga bisa menderita rugi. Namun, apalagi rugi akan diusahakan agar kerugiannya adalah minimum (juga pada tingkat outputdimana MR = MC).
Tingkat outputnya adalah Q*, harga P*, TR = OP*CQ*, sedangkan TC = OABQ*, sehingga daerah kerugian adalah bidang P*ABC (kerugian yang minimum).

4. KESEIMBANGAN PERUSAHAAN DALAM JANGKA PANJANG
Perusahaan monopoli tidak mempunyai masalah besar dengan keseimbangan jangka panjang, selama dalam jangka pendek mempunyai laba yang maksimum. Dalam pasar persaingan sempurna, laba super normal akan menarik perusahaan lain untuk masuk ke dalam industri sehinga dalam jangka panjang perusahaan akan menikmati laba normal. Hal ini tidak berlaku dalam pasar monopoli. Hambatan masuk menyebabkan perusahaan monopoli dapat menikmati laba super normal baik dalam ajangka pendek maupun jangka panjang. Peusahaan monopoli hanya akan kehilangan laba super nolmal  dalam jangka panjang, akibat tidak mampu mempertahankan  daya monopolinya. Hal ini dapat terjadi akibat ke lalaian melakukan riset dan pengembangan untuk memperoleh teknologi yag meningkatkan efisisensi  produksi. Hal tersebut terjadi pada perusahaan jam tangan dari negara Swiss. Karena menolak memanfaatkan teknologi digital akibanya perusahaan kehilangan kemampuan monopolinya. Dan yag menguasai pemuatan jam tangan berasal dari Negara Jepang.
      Namun karena biaya rata-rata variable masih lebih besar dari harga (AVC > P) untuk sementara perusahaan masih dapat beroperasi. Bila ingin mempertahankan eksitensinya dalam jangka panjang perusahaan harus dapat mencapai laba.
       Cara yang di tempuh adalah melakukan efisiensi agar biaya produksi lebih murah denagn menurunkan kurva  AC (AC₀ ―> AC₁). Karena sekarang biaya rata-rata lebih kecil daripada harga (AC < P) perusahaan sudah dapat menikmati laba .
        Cara untuk meningkatkan permintaan. Misalnya, denagn memasang iklan. Peningkatan permintaan (D₁―>D₂)  menyebabkan P > AC yang artinya perusahaan memperoleh laba.
Kondisi Perusahaan Rugi Minimum
5. DAYA MONOPOLI (MONOPOLI POWER)
Daya monopoli yaitu kemapuan perusahaan melakukan eksplointasi pasar dalam rangka mencapai laba maksimum hanyalah sebatas kemapuan mengatur jumlah output dan harga. Daya monopoli dikatankan makin besar dimana harga dan output perusahaan makin sulit dilawankan oleh pasar. Lerner mengukur kemapuan perusahaan berdasarkan permintaan yang dihadapi dengan menghitung angka indeks, yang dikenal denan indeks lerner (lerner index).
L=  
Ket: L = indeks lerner
         P = harga output
       MC = biaya marjinal
a.      Elastisitas Harga permintaan (Elastisitas Harga)
 Dalam persaingan sempurna, elastisitas harga pemintaan tak terhinga. Laba maksimum mencapai P= MC dan karena itu L= 0. Perusahan tidak memiliki daya monopoli (price taker). Makin inelastic permitaan, makin besar nilai L atau daya monopoli.

b.      Jumlah Perusahaan Dalam Pasar
Makin sedikit jumlah perusahaan makin besar daya monopoli. Dalam pasar persaingan sempurna, jumlah perusahaan semakin banyak, sehinga konsumen leluasa dalam memili produsen; Permintaan elastis sempurna sehinga nilai L= 0.

c.       Interaksi Antaraperusahaan
Makin solid interaksi antarperusahaan, makin besar daya monopoli. Dalam pasar persaingan sempurna, karena jumlah pasar sangat banyak, amat sulit melakukan konsolidasi untuk mencapai kekuatan monopoli. Makin sedikit jumlah perusahaan makin mudah melakukan konsolidasi (interaksi). Karena itu struktur pasar yang berpotensi besar adalah oligopoly.
     Indeks lerner bukan indeks laba (profit indeks). Sebab laba berkaitan dengan rata-rata. Walaupun memiliki nilai L besar, tanpa efisiensi perusahaan bahkan akan mengalami kerugian.

6. MONOPOLI ALAMIAH (NATURAL MONOPOLI)
Perusahaan yg memiliki daya monopoli alamiah (natural monopoli) disebut monopoli alamiah. Perusahaan ini mempunyai kurva biaya rata-rata (AC) jangka yang menurun (negative slope). Makin besar output yang dihasilkan makin rendah biaya rata-rata.
 Di Indonesia, salah satu perusahaan yang sangat kuat dalam bidang industry pengolahan makanan adalah group salim. Misalnya saja, perusaan ini menguasailebih dari 90% produk makanan berbahan baku terigu (mie instant). Dan sekitar 30 tahun lalu memperoleh hak monopoli pengolahan terigu untuk seluruh wilayah Indonesia . Hak monopoli tersebut adalah monopoli legalistis (legal monopoly). Laba yg diperoleh dari hak monopoli tersebut digunakan untuk membeli teknologi modern, membayar manajer dan SDM yg tangguh, sehingga akhirnya perusahaan memiliki kemampuan monopoli alamiah.
7. Biaya Sosial Monopoli (Social Cost of Monopoli)
                     Kekhawatiran akan dampak negative dari monopoli ada benarnya. Sebab ada beberapa kerugian yang dialami masyarakat (biaya sosial), antara lain:
Ø  Hilang atau berkurangnya tingkat kesejahteraan konsumen (dead weight loss).
Ø  Menimbulkan eksploitasi terhadap konsumen dan pekerja
Ø  Memburuknya kondisi makroekonomi nasional.
Ø  Memburuknya kondisi perekonomian internasional.
a.Hilang atau berkurangnya kesejahteraan konsumen (Dead weigth loss)
                     Dalam pasar monopoli keseimbangan perusahaan tercapai pada titik A. perusahaan hanya memproduksi sejumlah Qm dengan harga Pm. Padahal jika perusahaan bergerak dalam pasar persaingan sempurna, keseimbanagan perusahaan tercapai dititik B (D = MR =AR  = P = MC). Jumlah output adalah Qk yg lebih banyak dari Qm. Sedangkan harga jual adalah Pk yg lebih murah dari Pm.
                    Keputusan perusahaan jugaa menyebabkan perusahaan kehilangan surplus produsen sebesar luas segitiga FCB, Sehingga total kesejahteraan yg hilang (total dead weight loss) adalah sebesar luas segitiga FAB yg sama dengan luas segitiga CAB + FCB.  Sikap eksploitasi surplus konsumen yg menyebabakan daya monopoli disebut sikap eksploitasikeuntungan (rent seeking).
b. menimbulkan eksploitasi terhadap konsumen dan pekerja
                  monopoli menimbulkan eksploitasi , baik terhadap konsumen maupun tenga kerja. eksploitasi ini timbul karena monopolis selalu berproduksi (baik dalam keadaan memperoleh laba maupun menderita rugi) pada harga yg lebih tinggi dari biaya marjinalnya atau P > MC . bagi  konsumen , eksploitasi timbul karena mereka harus membayar (harga) yg lebih tinggi dari biaya produksi unit terakhir outputnya (MC).

c. Memburuknya kondisi makroekonomi nasional
                       Jika disetiap industry muncul gejala monopoli, maka secara makro jumlah output (riel output) akan lebih sedikit dari pada kemampuan sebenarnya (potential output). Keseimbangan makro terjai dibawah keseimabangan ekonomi  (under full employment equilibrium)karena tidak seluruh factor produksi terpakai sesuai dengan kapasitas produksi, sehingga menimbulkan pengganguran tenaga kerja (unemployment) maupun factor-faktor produksi yg lain.
d.memburuknya kondisi perekonomian internasional
                    Tuntutan perdagangan bebas diakui dapat meningkatkan efisien. Tetapi optimism terhadap perdagangan bebas harus ditinjau ulang, karena fakta menunjukan bahwa perusahaan-perusahaan yg besar (terutama MNC) telah menjadi perusahaan monopoli alamiah. Karena sahamnya dimiliki pihak swasta, tujuan perusahaan ini adalah maksimalisasi laba.
                      PT Telkom, yg karena mempunyai daya monopoli berdasrkan undang-undang memproduksi sebesar Qn dengan harga Pn perunit. Pt Telkom memperolehlaba super normal karena biaya rata-rata (OA) lebih kecil dari harga jual per-unit. Jika perusahan jepaang mengambil paksa pasr PT Telkom sebesar Qn, berarti skala produksi meningkat menjadi Qs yaitu Qj + Qn.dengan skala produksi tersebut biaya rata-rata perusahaan jepang menjadi hanya Cs, yg sama dengan Pm sehin gga mampu melakuakan kebijakan damping (damping policy)dengan menjual harga outputnya diindonesia lebih urah dari pada jepang.jika PT Telkom tidak mampu lagi berproduksi, perusahaan jepang tersebut akan berprilaku sebagai monopolis dalam pasar produk telekomunikasi diindonesia . hal ini dapat merugikan konsumen diindonesia.

8. Pengaturan Perusahaan Monopoli (Monopoly Regulation) dan masalahnya
Uraian tentang biaya sosial monopoli, menuntut upaya pengaturan atau pembatasan monopolis. Tujuan pengaturan tersebut bukan saja menekan biaya sosial monopoli, melainkan juga mengubah biaya sosial tersebut menjadi manfaat sosial.
Ada banyak cara yang dapat ditempuh pemerintah dalam pengaturan monopoli. Misalnya dengan membuat undang-undang anti monopoli yang membatasi dan mengatur kemampuan perusahaan untuk memiliki daya monopoli yang besar.
A. Pengaturan Harga (Price Regulation)
Yang dimaksud dengan kebijakan Pengaturan Harga (Price Regulation) adalah kebijakan yang menetapkan tingkat harga maksimum/tertinggi (ceiling price) bagi perusahaan monopoli yaitu pada P = MC nya.
Tujuan yang ingin dicapai dari pengaturan harga adalah membatasi perilaku eksploitasi keuntungan yang cenderung memproduksi dengan jumlah lebih sedikit dan menjual dengan harga yang lebih tinggi dibanding jika perusahaan beroperasi dalam pasar persaingan sempurna.
Dengan pengaturan harga ini, pemerintah memaksa perusahaan untuk berperilaku seolah-olah beroperasi dalam pasar persaingan sempurna. (P = MC )
B. Pajak (Taxation)
Pajak diasumsikan sebagai yang di berlakukan adalah pajak nominal per unit (per unit tax) misalnya Pajak Penjualan. Jika barang yang dikenakan pajak adalah barang mewah (mobil pribadi) maka pengenaaan pajak mendesak masyarakat mengurangi pembelian mobil pribadi dan menggunakan uangnya untuk membeli barang atau jasa yang lebih penting bagi dirinya.




9. Aspek Positif Monopoli (Monopoli Benefits)
Monopoli memang dapat menimbulkan kerugian (biaya sosial), namun tidaklah selalu merugikan.  Setidak-tidaknya ada beberapa manfaat monopoli yang dipertimbangkan.
a. Monopoli, Efisiensi, dan Pertumbuhan Ekonomi
b. Monopoli dan Efisiensi Pengadaan Barang Publik
c. Monopoli dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat.



BAB III.
PENUTUP
KESIMPULAN DAN SARAN
KESIMPULAN
Pasar Monopoli adalah suatu bentuk pasar yang hanya terdapat satu perusahaan saja atau bisa disebut suatu pasar yang penjualnya hanya ada satu dan pembelinya banyak dan menghasilkan barang yang tidak mempunyai pengganti.
Keuntungan yang dinikmati oleh perusahaan monopoli adalah keuntungan yang melebihi normal dan ini diperoleh karena terdapat hambatan yang sangat tangguh yang dihadapi perusahaan – perusahaan lain untuk memasuki industri tersebut.

Pasar Monopoli timbul karena memiliki sejumlah faktor pendukung kuat yang dapat menjamin berlangsungnya kegiatan transaksi jual beli secara ekonomis. Faktor-faktor tersebut adalah sumber daya yang khas/istimewa
1.      Sumber Daya Yang Khas/Istimewa
2.      Dapat Menikmati Skala Ekonomis
3.      Undang-undang Pemerintah

Faktor- faktor yang menyebabkan terjadinya monopoli
1. Produsen pada pasar monopoli mempunyai sumberdaya yang unik dan tidak dimiliki produsen lain.
2. Produsen pada pasar monopoli dapat menikmati economies of scale.
3. Produsen pada pasar monopoli diberi hak monopoli oleh pemerintah melalui undang- undang.

DAFTAR PUSTAKA
Buku Refrensi : Rahardja Pratama, Manurung Mandala Pengantar Ilmu Ekonomi (Mikroekonomi & Makroekonomi) 2008. Jakarta

Tugas Mata Kuliah Pengantar Bisnis dengan Judul "Bisnis Internasional"

BAB I
PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang
Mungkin dalam hal kecil kita sudah bisa mengenal apa itu dagang/bisnis. Tetapi mungkin hanya sedikit penerapan di dalam kehidupan. Sering kali di kehidupan kita ini sudah memakai atau mengaplikasikan perdagangan atau bisnis. Contoh
Dewasa ini kita berada dalam kegiatan ekonomi antarbangsa yang bergerak menuju kesalingtergantungan ekonomi. Suatu ekonomi global jangan dianggap hanya sekedar perdagangan yang semakin besar diantara negara-negara di dunia, karena yang tengah terjadi adalah suatu ekonomi dunia yang bergerak ke arah ekonomi tunggal, suatu satu ekonomi dan satu pasar. Dengan demikian kini tidak ada lagi yang namanya ekonomi nasional murni. Bagian dunia yang lain terlalu besar untuk diabaikan, baik sebagai pasar maupun sebagai pesaing. Oleh karena itu kita wajib mengajarkan kepada siswa tentang cara berpikir internasional supaya dapat memahami perkembangan ekonomi internasional.
Dalam ekonomi internasional menunjukkan adanya hubungan antara aktivitas ekonomi suatu negara dengan aktivitas ekonomi negara lain. Hubungan aktivitas ekonomi suatu negara dengan negara lain ini akan membentuk sistem ekonomi yang lebih besar, yaitu sistem ekonomi internasional. Dalam mempelajari ekonomi internasional terdapat beberapa topik yang perlu mendapat perhatian kita, yaitu perdagangan internasional, pembayaran internasional, neraca pembayaran, dan kerjasama ekonomi internasional.


Identifikasi Masalah
2.1. Pengertian Ekonomi  Internasional
Pengertian secara luas Ekonomi Internasional,
Pengertian Bisnis Internasional
2.2. Konsep Dasar Perdagangan/Bisnis Internasional
Karakteristik asing yang mempengaruhi bisnis international
Macam - Macam Perjalanan Bisnis
Tujuan utama perjalanan bisnis
Manfaat Bisnis Internasional
2.3. Faktor dan Cara perusahaan dalam bisnis internasional
Faktor-faktor yang mempengaruhi perusahaan ikut dalam bisnis internasional
Faktor Pendorong Reaktif Bisnis Internasional
Faktor Pendorong Proaktif Bisnis Internasional
Cara Perusahaan Melibatkan Bisnis Internasional


C. Tujuan.
Tujuan umum dari pembuatan makalah ini ialah menambah nilai serta menyelesaikan tugas yang telah dibebankan. Makalah ini disusun dengan tujuan khusus agar kita ataupun remaja lainnya memahami akan pentingnya suatu kegiatan jual beli atau bisnis terhadap Negara lain. Selain untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri yang tidak ada, kita juga menambah hubungan yang erat antar Negara. Tujuan lainnya adalah :
1. Menegetahui seberapa besar pengertian dan pemgaruh bisnis internasional di suatu negara
2. Mengetahui seberapa tujuan melakukan hal tersebut.
3. Mengetahui manfaat, macam-macam dalam dunia bisnis tersebut.
4.. Mengetahui Cara Perusahaan Melibatkan Bisnis Internasional


D. Manfaat Penulisan.
Untuk memberi tahu kepada setiap pembaca bahwa dunia bisnis tidak hanya berdampak bagi Negara itu sendiri yang melakukan kerjasama dalam bisnis internasioanal. Tetapi akan berdampak bagi warga Negara itu sendiri jika suatu Negara tidak bisa menjalin kerjasama yang baik dalam bisnis internasional dengan banyak Negara di dunia ini yang saling memiliki keterkaitan satu dengan yang lainnya.
1. Memberikan informasi ke orang tua dan guru bahwa penelitian ini dapat digunakan untuk menyikapi, menambah wawasan di dirinya, dan menyadarkan arti penting hubungan dengan negara lain
2. Memberikan semangat baru dalam dunia bisnis
3. Memberikan pengetahuan yang lebih baru dan lebih luas tentang dunia bisnis.
4. Memberikan rasa percaya diri dan keberanian bagi para remaja penerus bangsa untuk melakukan hal yang baru dalam dunia bisnis.


BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Pengertian Ekonomi  Internasional
2.1.1 Ekonomi internasional adalah ilmu ekonomi yang membahas akibat saling ketergantungan antara negara-negara di dunia, baik dari segi perdagangan internasional maupun pasar kredit internasional

2.1.2 Pengertian Bisnis Internasional
Perdagangan/Bisnis internasional adalah pertukaran barang dan jasa antara dua atau lebih negara di pasar dunia. Dewasa ini, hampir tidak ada negara yang mampu memenuhi semua kebutuhannya sendiri tanpa mengimpor barang/jasa dari negara lain. Contohnya Jepang, sebagai negara yang ekonominya kuat dan maju, masih mengimpor gas alam cair (liquid natural gas) dari Indonesia. Sedang Indonesia mengimpor barang-barang modal dari Amerika untuk keperluan pembangunan industri. Fluktuasi ekspor dan impor dalam perdagangan internasional tergantung pada faktor-faktor pendorongnya berikut ini.

Bisnis adalah suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa untuk mendapatkan profit. Sedangkan Perjalanan bisnis adalah perjalanan ke suatu tempat kerja yang berbeda yang di tentukan oleh perusahaan.
Perusahaan yang menentukan tempat tujuan yang akan di kunjungi serta perusahaan membayar semua biaya untuk keperluan perjalanan bisnis termasuk biaya transporatsi, hotel, makan, minum dan tunjangan yang lainnya.
Dalam perjalanan bisnis keluarga tidak ikut serta, karena perjalanan bisnis adalah urusan bisnis semata yang bertujuan meningkatkan prospek bisinis agar lebih cerah dan memperoleh mitra bisnis yang lebih baik, serta untuk mengembangkan dan meningkatkan kegiatan usaha perusahaan.

Untuk dapat mempersiapkan dalam perjalanan bisnis, seorang admin kantor atau sekretaris harus mempunyai pengetahuan dan keterampilan
Tentang semua hal yang berkaitan dengan pengaturan perjalanan bisnis secara cermat, teliti dan rapih, sehingga selama perjalanan bisnis pimpinan tidak akan menemui kesulitan yang berarti. Sehingga satu dengan yang lain saling berhubungan dalam suatu kegiatan.
Dengan kata lain, tidak hanya dari diri sendiri yang membangun suatu tindakan dalam menjalankan bisnis, tapi dukungan dari orang lain yang akan membantu kita dalam menyelesaikan masalah bisnis yang sedang di hadapi baik untuk diri sendiri ataupun sebuah perusahaan.


2.2. Konsep Dasar Perdagangan/Bisnis Internasional
2.2.1 Karakteristik Asing Mempengaruhi Bisnis Internasional
Globalisasi terjadi dimana-mana dan menyentuh berbagai sektor, tidak terkecuali sektor ekonomi mikro. Banyak perusahaan berkecimpung dalam bisnis di negara asing. Kondisi ekonomi asing, nilai pergerakan tingkat nilai tukar dua hal yang menjadi dasar sebuah perusahaan ekspansi ke negara asing. Ada beberapa alasan : Menariknya permintaan asing, kapitalisasi teknologi, penggunaan sumber-sumber murah, dan diversifikasi internasional


2.2.2. Macam - Macam Perjalanan Bisnis
Di tinjau dari segi wilayah Negara tujuan , perjalanan bisnis dibedakan menjadi dua macam, yaitu :
1. Perjalanan bisnis dalam negeri
            a. Perjalanan bisnis antarkota dalam suatu propinsi
            b. Perjalanan  bisnis antarpropinsi
2. Perjalanan bisnis luar negeri atau perjalanan antarnegara.
Selain itu, bisnis Internasional ada persiapan yang di lakukan pimpinan agar semua berjalan lancer yaitu meliputi :
1. Persiapan rencana perjalanan bisnis baik dalam negeri maupun luar negeri
2. Persiapan dokumen perjalanan bisnis
3. Persiapan transportasi dan akomodasi
4. Persiapan daftar perjalanan bisnis
5. Persiapan pembiayaan perjalanan bisnis.

2.2.3 Jenis-jenis Bisnis Internasional  
Ada peribahasa mengatakan ‘banyak jalan menuju Roma’ setidaknya hal itu sangat berlaku bagi kalangan bisnis baik nasional maupun internasional yang meyakini bahwa ‘banyak pula jalan menuju keuntungan’. Berbisnis di dunia internasional, apalagi di era globalisasi ini sangat mungkin dilakukan oleh setiap orang dengan banyak cara dan model karena dengan adanya globalisasi dan kemajuan terknologi, hubungan dan mobilisasi antarmanusia yang tinggal di kutub yang berlainan dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Pada intinya jarak dan waktu di era globalisasi ini tidak lagi menjadi masalah.

1. Export, terdiri dari dua jenis yaitu Indirect Export yang mengekspor barang dan jasa melalui beberapa macam tipe pangkalan induk ekportir. Dan Direct Export yang bidangnya adalah mengekspor barang atau jasa yang mereka produksi sendiri. Direct Export disini jika ia sudah berkembang pesat dan banyak melayani pelanggan diluar negeri, maka kemudian perusahan (yang memproduksi) tersebut akan membuat sebuah sales company di negara tujuan ekspor, yang tugasnya adalah bertujuan untuk memasarkan barang dan jasa tersebut.

2. Turnkey Project adalah sebuah mekanisme ekspor teknologi, keahlian manajerial, dan sebagian berbentuk perlengkapan modal. Disini yang terlibat adalah pihak kontraktor dimana ia setuju untuk mendesain dan mendirikan sebuah pabrik, menyediakan teknologi pemrosesan, menyuplai bahan mentah yang dibutuhkan dan lain sebagainya serta melatih personel untuk mengoperasikan alat-alat dan teknologi tersebut, sedangkan instansi yang menyewanya hanya tinggal meneruskan dan mengembangkan bisnis tersebut. Contoh, bisnis penyulingan minyak dan produksi baja.

3.Countertrade

4. Licencing adalah pengaturan kontrak yang mana satu perusahaan (the licencor) memberikan akses hak paten, keahlian, prosesur pemasaran, trademarks, rahasia penjualan atau teknologi kepada perusahaan lain (the licencee) untuk mendapatkan bayaran. Besarnya ongkos tergantung bargaining power masing-masing perusahaan dan pihak licencee harus memberikan royalti sebesar 2 sampai 5 persen dari penjualannya sebagai ganti pertolongan (assistance) yang diberikan oleh licencor selama kontrak tersebut masih berlaku. Contoh majalah Cosmopolitan yang terbit di lebih dari 100 negara.

5. Franchising adalah bentuk dari lisensi dimana satu perusahaan (franchisee) melakukan kontrak dengan perusahaan lain untuk mengoperasikan tipe bisnis tertentu dibawah nama perusahaan yang sudah terkenal menurut peraturan yang spesifik. Contohnya adalah McDonald di Indonesia dimana walaupun gerainya milik orang lokal, namun untuk manajemen, produksi dan pengembangan pasarnya masih tetap dikontrol pihak yang memiliki brand tersebut.

6. Contract Manufacturing adalah sejenis pengaturan kontrak dimana satu perusahaan bersedia untuk memproduksi barang bagi perusahaan lain, yang produk tersebut sesuai dengan spesifikasi permintaan perusahaan kedua yang nantinya akan mereka pasarkan sendiri. Contoh, perusahaan air kemasan jawa timur ‘flow’ yang bersedia untuk menyediakan air kemasan bagi Universitas Airlangga Surabaya dengan memakai label Universitas Airlangga sebagai merek air kemasan tersebut.

7. Management Contract adalah pengaturan dimana satu perusahaan menyediakan mekanisme manajemen dalam satu atau semua area kepada perusahaan lain. Contoh jaringan hotel Hilton di dunia yang kepemilikannya kepunyaan orang-orang tertentu yang berlainan namun untuk manajemen hotelnya langsung disediakan oleh jaringan Hilton.
(Wild, Wild, & Han, 2008 : 427-430)

2.2.3. Tujuan utama perjalanan bisnis
Tujuan dari perjalanan bisnis yaitu :
1. Perjalanan bisnis untuk mengikuti tender proyek.
2. Perjalanan bisnis untuk mengikuti pertemuan bisnis dengan maksud mengadakan penjajakan kerjasama peluang  bisnis dengan perusahaan lain.
3. Perjalanan bisnis untuk mengikuti seminar atau rapat kerja nasional
4. Perjalanan bisnis untuk mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
5. Perjalanan bisnis untuk melakukan pembukuan kantor/perusahaan cabang.
6. Perjalanan bisnis untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat)
7. Perjalanan bisnis untuk mengadakan kunjungan kerja ke daerah-daerah maupun ke Negara lain.
Tanggung jawab dunia bisnis terhadap masyarakat umum mencakup penanganan masalah-masalah kesehatan masyarakat, perlindungan lingkungan dan penciptaan lingkungan yang berkualitas. Suatu struktur menurut bisnis internasional harus menempatkan karyawan atau pihak dari berbagai tingkat kemampuan guna mencapai efisiensi yang maksimal.
Bisnis internasional mencakup segala aspek yang menjadi tanggung jawab untuk segala urusan dalam negeri maupun luar negeri baik di bidang perdagangan,  pendidikan, pangan, teknologi yang membangun baik struktur agar Negaraitu bisa lebih berkembang.
Menurut Buchari Alma, struktur organisasi yang baik dalam perusahaan akan membawa kebaikan seperti :
1. Pimpinan dengan mudah mengetahui tugas tiap bawahan. Maksudnya di setiap pergerakan bisnis selalu ada organisasi yang mengelola agar bisnis itu dapat berjalan dengan baik dan lancar. Yang memungkinkan agar setiap jabatan yang di pegang punya wewenang sendiri utk melaksanakan tugasnya dengan baik. Suatu pimpinan akan memiliki hubungan yang erat dengan bawahannya karena tugas di dalam suatu organisasi harus saling bekerja sama untuk mendapatkan hasil yang bagus di akhirnya.
2. Perselisihan antara pegawai seperti saling tunjuk kesalahan atau saling lempar tanggung jawab dapat dihindari. Tentu, karena di balik kerjasama yang baik akan menghasilkan hubungan timbal balik yang baik.
3. Penghematan dalam biaya – biaya perusahaan untuk biaya menuju bisnis internasional.
4. Pembagian kerja dapat diadakan dengan tepat dan jelas. Dengan adanya pembagian yang baik, suasana yang baik, suatu bisnis di dalam perusahaan itu akan bisa membagi waktu dan rencana sesuai yang di harapkan.
Secara sederhana hubungan bisnis internasional  dapat diartikan sistem suatu yang mewakili data seluruh atau yang akan di gunakan dalam pengembangan ekspor dan impor untuk memperoleh suatu masukan dari perdagangan bisnis itu.


2.3.1 Faktor Pendorong Bisnis Internasional.
A. Faktor Pendorong Reaktif.Beberapa perusahaan merealisasikan rencana internasional karena alasan alasan reaktif atau yang bersifat bertahan seperti yang di kelompokan oleh Deresky (2006) yaitu :
1. Globalisasi perdagangan
2. Hambatan Perdagangan
3. Peraturan (Regulation) dan Pembatasan (Restriction)
4.Permintaan Konsumen
B Faktor Pendorong Proaktif. Beberapa perusahaan merealisasikan rencana internasional karena alasan alasan proaktif atau yang bersifat menyerang dan agresif seperti yang di kelompokan oleh Deresky (2006) yaitu :
1. Skala Ekonomi
2. Peluang Peluang Pertumbuhan
3. Akses terhadap Sumber Daya dan Penghematan Biaya
4. Intensif Pasar

2.3.3 Faktor-faktor yang mempengaruhi perusahaan ikut dalam bisnis internasional:
1) Permintaan asing yang menarik. 
2) Peran besar teknologi. 
3) Gunakan sumber daya murah. 
4) Aneka ragam secara internasional. 
5) Kombinasi dari di atas alasan 

2.3.4 Cara Perusahaan Melibatkan Bisnis Internasional
1) Impor (Importing) : dengan cara membeli barang kebutuhan dari Negara lain untuk menjalin hubungan bisnis ke Negara lain. Dalam artian bukan berarti kita harus
2) Eksport (Exporting) : dengan cara menjual barang atau hal yang sifatnya kita buat untuk menambah pendapatan negara sekaligus untuk mengenalkan produk dalam negeri ke dunia bisnis internasional
3) Investasi Asing Langsung (Direct foreign investment - DFI). 
4) Persekutuan Strategis (Strategic alliances).



BAB III.
PENUTUP
KESIMPULAN DAN SARAN
Ø  KESIMPULAN
Bisnis internasional adalah bisnis yang melibatkan penyeberangan batas-batas Negara.Kekuatan yang mendasari bisnis internasional berorientasi pada manajemen oriented. Orientasi adalah asumsi atau keyakinan, yang seringkali tidak disadari, mengenai sifat dunia ini. Dalam hal ini ada tiga orientasi yang menjadi pedoman dalam bisnis internasional yaitu etnosentris, polisentris, geosentris yang kemudian diperluas menjadi regiosentris.
Bisnis Internasional timbul karena perbedaan-perbedaan harga relatif antara negara satu dengan negara lain. Perbedaan-perbedaan ini berasal dari perbedaan dalam biaya produksi, yang diakibatkan oleh :
1.      Perbedaan-perbedaan dalam karunia Tuhan atas faktor produksi.
2.      Perbedaan-perbedaan dalam tingkat teknologi yang menentukan intensitas faktor yang digunakan.
3.      Perbedaan-perbedaan dalam efisiensi pemanfaatan faktr-faktor itu

Teori bisnis internasional menunjukkan bahwa bangsa-bangsa akan memperoleh suatu tingkat kehidupan yang lebih tinggi dengan melakukan spesialisasi dalam barang-barang dimana mereka memiliki keunggulan komparatif dan menimpor barang-barang yang mempunyai kerugian secara komparatif.


DAFTAR PUSTAKA
Buku refrensi :
Widiyono, Pakkana Mukhaer Pengantar Bisnis terhadap Dinamika Global 2011. Jakarta
R Endang Sri, Mulyani Sri, Suyetti 2008. Memproses Perjalanan Bisnis. Jakarta
Waspodo Agung A.W.S, Handaru Wahyu Agung 2013. Bisnis Internasional Sebuah Pendekatan terhadap Kultural. Jakarta : Mitra Wacana Media
Wild, J. J., Wild, K. L., & Han, J. C. (2008). Entry Modes. In International Business : The Challenges of Globalization (pp. 424-443). New Jersey: Pearson Prentice Hall. hari Selasa 01 oktober 2013 16.00

Sumber :
http://dte.gn.apc.org hari Senin 30 September 2013 

Kenangan Hidup Yang Berarti

      Setiap orang pasti punya kenangan di dalam dirinya. Banyak sekali kenangan di dalam setiap hidup seorang, entah itu kenangan manis atau pun pahitnya pasti pernah dialami. Karena di balik kenangan itu pasti ada rasa rindu yang terasa amat sangat untuk mengulangnya kembali. Andai waktu bisa kuputar kembali, aku ingin hidup di masa yang lalu dan memperbaiki semuanya. Tapi semua sudah terjadi, kalau pun waktu bisa mengulang apa semua yang kita rasakan saat ini mungkin terjadi ? tidak juga kan ?. Semua sudah di atur oleh Yang Maha Kuasa, tinggal bagaimana kita menyikapinya,,,


Foto Berumur 3tahun
        Semua berawal dari keluarga yang membina kita hingga menjadi pribadi yang baik untuk kedepannya, Yang dahulu sering bertengkar masalah apa saja dengan seorang kaka. Namun semua itu tidak terasa seperti sekarang ini. Dewasa membuat kita mengerti akan arti kehidupan. Aku tak menyangka yang dahulu masih di bilang anak kecil. Kebahagiaan di dalam keluarga membuat semakin aku mengerti akan untuk bersikap baik terhadap siapapun. Karena jika kita baik terhadap orang lain, maka orang lain pun akan baik juga terhadap kita



Keluargaku
       Keluarga lah yang mengajari kita berbagai hal. Namun apa yang sudah kita banggakan untuk sekarang terhadap orang tua ? belum adakah ? siapa pun itu pasti ingin sekali melihat senyum kedua orang tau berkat keberhasilan kita di masa yang akan datang.

       Mulai beranjak dari Taman Kanak Kanak, yang semula masih menangis bila di antar ke sekolah, yang tak ingin di tinggal oleh orang tua khususnya seorang ibu yang selalu menemani anaknya hingga pulang. Semua terasa nyaman di saat kecil, kita tak harus menghadapi masalah yang harus di pikul sendiri. Tapi nyatanya kita harus tumbuh dewasa utk menghadapi masa depan yang mungkin akan kita tanggung sendiri. Tak hanya seorang pun yang hidup sendiri tanpa orang lain. Contoh ketika TK kita berkelahi dengan sesama teman, kita menangis tapi orang tua kita yang selalu meredakan tangisan kita. Dan bicara agar untuk tidak berkelahi kembali,

     Memasuki masa Sekolah Dasar, di sini lah memulai awal mengenal teman teman yang bisa di bilang sahabat sampai sekarang ini. Banyak kenangan yang mungkin tak terlupakan saat SD. Semua pasti berpikir yang sama, karena di saat itu lah kita mungin masih bsa canda tawa, berbagi tanpa pilih teman, dan saling menolong bila ada yang terluka. Semua itu masih membekas di dalam hati ini, mungkin sampai kapan pun akan tetap teringat semua kenangan ini. Memulai keberanian untuk suatu hal mencoba yaitu ketika kelas 2 yang sudah harus dewasa. Sekolah tak terasa seperti halnya kita dalam jenjang yg lebih tinggi. Semua kita lewati baik suka maupun duka. Tapi kini mungkin sebagian guru telah tiada, hanya kenangan manis yang bisa aku ingat. :")


     Setelah itu berlanjut ke SMP (Sekolah Menengah Pertama). Di sini kami sudah harus terbiasa dengan organisasi yg harus dilakukan, sama halnya dengan memasuki suatu kehidupan yang harus bersosialisai dengan hidup orang banyak.Tak sekedar hanya pergaulan yang dikembangkan, tetapi harus bisa juga menitik beratkan pada impian/cita cita untuk masa depan. Kalau hanya sekedar bergaul pasti setiap manusia memang di ciptakan untuk hidup bersama. Justru itu, mulai lah dari sekarang untuk mengalami perubahan yang akan membawa hidup diri kalian menjadi baik.


     Ikut Organisasi pramuka saat pengalaman saya berada di SMP (Sekolah Menengah Pertama) membuat mengerti saya akan arti kebersamaan. Dimana satu dengan yang lain harus ikut merasakan hal yang sama baik senang, sedih dan sebagainya. 



     Mungkin sebagian dari dalam diri manusia pnya ingatan yang berarti untuk kedepannya, karena tak mungkin kita semua berada di sini tanpa kenangan yang lalu. Tak selamanya yang berarti akan terus teringat di dalam hati. Namun kenangan yang memilukan mungkin hanya menjadi suatu hambatan dalam hidup. Selalu penuh rintangan seperti  halnya yang kita dalam pramuka harus saling bekerja sama dalam suatu masalah. Hanya selalu berbuat yang penuhi hidup kita dengan artian yang bermakna. Tuhan hanya selalu mengerti dengan keadaan makhluk sosial yang saling membantu satu dengan yang lain. Seperti halnya di saat saya mengikuti kegiatan pramuka banyak sekali kebersamaan yang di dapat seperti minum 1 botol air untuk 10 orang harus terbagi sama rata dan sama rasa.

     Memasuki jenjang yang lebih tinggi, saya pun memulai dengan awal pertemanan yang sangat dekat dan akrab. Tetapi ada juga yang beranggapan mungkin saya dengan dia adalah sahabat yang sangat dekat.Setelah melalui banyak hal seperti : mengadakan teater kelas untuk pengambilan nilai praktikum, wisata tour ke Yogyakarta pada kelas 11 dan foto untuk buku tahunan yang tak akan terlupakan di masa SMA.

Foto Buku Tahunan
    Setiap orang pasti akan mengerti tentang semua yang pernah di lalui selama hidupnya. Justru kenangan itu yang akan membuat kita semakin mengerti akan hidup ini. Jangan pernah ragu, takut akan suatu hal yang belum pernah kamu pikirkan. Tapi cobalah untuk mencoba segala sesuatu dengan penuh keyakinan dan berdoa agar menjadi yang terbaik

"Tak akan pernah untuk kita berpisah, mungkin saat ini hanya waktu yang memisahkan kita. Tapi aku percaya dan yakin, kita semua akan mengingat di hari kita selalu bersama.... SAHABAT...... "